Communicator KT610 dari Negeri Ginseng

Communicator KT610
Communicator selalu diidentikkan dengan vendor Eropa-Nokia. Selain berhasil diperkenalkan sebagai tipe berkomunikasi alternatif bagi pebisnis dunia, hp pintar seperti ini juga menjadi tolak ukur kemewahan bagi sebagian kecil pengguna hp. Bahkan, khusus di tanah air jenis hp pintar seperti ini kerap ditunggu dan menyedot banyak perhatian.

Communicator juga dianggap paling cocok untuk pasar Asia. Peluncuran Nokia E90 di Indonesia merupakan salah satu pertanda penting. Namun bagaimana bila teknologi Communicator ini dikombinasikan dengan teknologi milik Asia sendiri, akankah lebih mudah dicerna ketimbang Communicator buatan Eropa.

Desain:
Selayaknya Communicator, KT610 memiliki dua bentukan berbeda yang memiliki dua mode yang diusung. Yaitu mode Communicator saat flip tertutup dan mode Communicator saat terbuka.

Saat flip tertutup, KT610 Communicator tampak bongsor dan kurang proporsional dengan body belakang yang besar namun dengan layar yang hanya dibuat segaris kecil. Namun tetap lebih ‘HP’ ketimbang Communicator yang sudah muncul sebelumnya.

Saat dibuka, terkuaklah dua kompartement baru, satu berisi layar dan empat corong speaker sedangkan yang lain adalah tempat bersemayamnya keyboard QWERTY mini. Disisi ini KT610 memang tidak semaksimal Communicator buatan Nokia. Akibat ukuran yang tidak begitu besar, maka layar dan tombol QWERTY ditampilkan dengan ukuran cukup mini.

Tapi berkat keyboard yang dibuat cukup cermat, keberadaan QWERTY di bagian dalam Communicator ini bisa dirasakan manfaatnya. Enak digunakan dan nyaman meski untuk mengetik cepat. Ukurannya yang mini membuat tombol-tombol ini mudah diakses oleh kombinasi ibu jari kanan dan kiri.

Layar dan Antarmuka
Ada dua layar yang dibawa KT160. Satu berupa layar sekunder dan juga berfungsi sebagai layar mode hp. Ukurannya tidak besar, hanya 1,45 inci dengan resolusi kecil, cukup untuk empat baris teks. Sedangakan layar utama terletak dibagian dalam flip beresolusi 240 x 320 piksel, berukuran 2,4 inci dengan proporsi wide screen. Keduanya didukung oleh teknologi layar TFT 262.144 warna.

Layar sekunder berfungsi untuk menampilkan antarmuka hp. Hanya beberapa hal yang bisa diakses dari sini, yakni contacts, new message, inbox, music, kamera dan call logs. Sedangkan antar muka Communicator difasilitasi layar utama dalam flip.

HP ini bekerja dengan menggunakan sistem operasi yang sama dengan Communicator yang terakhir yang pernah dibuat Nokia (E90), yaitu Symbian OS S60 versi 9.2 3rd edition feature pack 1. Dengan demikian tampilan dalamnya tidak akan jauh berbeda.

Ditulis dalam Ponsel. Leave a Comment »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: