HP Sony Ericsson G700 Mendukung Symbian UIQ Bagian I

Sony Ericsson G700
HP Sony Ericsson G700 merupakan pembaruan dari G502. Dari pengkodean yang dilakukan vendor Jepang-Swedia ini, bisa ditebak G700 membawa fasililtas yang lebih keren dibanding seri 5. Sebut saja kamera 3,2 MP dan kompleksnya fasilitas bisnis.
Sejatinya Sony Ericsson G700 dibuat dalam dua versi. Pertama, ponsel reguler dengan kemampuan bisnis standar dan satu lagi model yang memang benar-benar dikhususkan bagi pebisnis. Untuk HP yang kedua belum beredar dipasaran tanah air.

Seperti disinggung sebelumnya, model G700 ini masuk dalam kelas menengah, dengan suntikan fitur terkini. Namun, apakah dengan kode angka lebih besar performanya lantas lebih macho ketimbang dari seri sebelumnya.

Desain
Meski masuk dalam kategori bisnis, namun G700 dibuat dalam konsep sederhana. Konstruksi fisiknya pun mirip hp Sony Ericsson Classic, sebut saja K700 dan K630. Wajar, jika Sony Ericsson mengklaim G700-nya sebagai organiser pribadi, dengan model kompak dan mudah dioperasikan. Anda pun bakal setuju dengan pendapat ini.

Beberapa tombol khusus yang menunjukkan G700 sebagai hp bisnis, hadir di jajaran navigasinya. Ada shorcut ke menu massage dan juga notes. Tapi, ciri khas Sony Ericsson tetap dipertahankan. Yakni, tombol back dan clear.

Seperti generasi office kebanyakan, G700 pun menggunakan LCD berteknologi sentuh (touchscreen). Layar matriks aktif ini sanggup memancarkan 262 ribu warna, dengan resolusi QVGA. Jadi, untuk mengakses struktur menu di dalamnya, anda bisa menggunakan tombol D-pad standar atau stylush. Kombinasi navigasi ini lebih asyik dan nyaman, ketimbang jog dial di P800 atau di P900.

Biasanya, untuk membuka atau menutup keypad dan di layar hp Sony Ericcson harus menekan tanda (*) dan unlock. Hal ini terkadang sedikit merepotkan, tapi tak demikian di G700. Anda tinggal menekan tombol bergambar kunci di sisi body, keypad dan layar pun terbuka atau terkunci mati.

User Interface
Sony Ericsson G700 menggunakan sistem operasi Symbian UIQ terbaru. Alhasil, tampilan antar muka ponsel ini lebih segar ketimbang HP UIQ sebelumnya.

Dibagian dasar layar, hadir menu transisi dengan mode pergeseran kiri-kanan. Menariknya, jajaran menunya bisa diatur sesuai keinginan.

Meski memiliki sistem operasi UIQ, namun struktur menu G700 lebih cenderung ke platform standar HP Sony Ericsson. Matriks grid bisa dipilih sebagai dasar menu utama. Tapi, model smartphone pun bisa tetap digunakan. Inilah keunggulan G700 ketimbang HP bisnis Sony Ericsson lainnya.

Berita buruknya, interface G700 ini bakal ribet jika kepingin ditambahkan beragam aplikasi terkini. Pasalnya, ketersediaan aplikiasi pihak ketiga yang mendukung sistem operasi UIQ terbaru (v2.30) ini terbilang masih jarang.

Ditulis dalam Ponsel. Leave a Comment »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: