Seorang Anak Melakukan Penipuan 300.000 Dollar Australia

Seorang Anak Melakukan Penipuan 300.000 Dollar Australia
Australia-Seorang anak laki-laki berumur 15 tahun mengadakan pembelaan terhadap penipuan yang dilakukannya. Antara tanggal 10 Maret dan 3 Juli 2008 seorang pelajar melakukan trik penipuna kepada beberapa bank dengna menggunakan check. Anak itu menginginkan sejumlah uang kepada bank sebesar 300.000 dollar Australia yang setara dengan 250.000 dollar Amerika, untungnya pihak bank hanya memberikan sedikit uang sebesar 13.000 dollar Australia yang setara dengan 10.000 dollar Amerika.

Nama anak itu dirahasiakan karena melihat umurnya masih kecil, namun langkah metode anak itu sangat menarik untuk mendapatkan sejumlah uang. Pertama-tama ia mendaftarkan nama perusahaannya menggunakan Internet, tujuannya agar mempunyai data perusahaan untuk membuat check di bank. Untuk menghindari kecurigaan, anak muda ini membuka akun bank yang berbeda. “Dia kemudian membuat check tersebut menggunakan nama inisial salah satu keluarganya yang kaya,” kata jaksa penuntut Simon Formby.

Di samping melakukan penipuan cek, anak laki-laki tersebut juga mencuri rincian kartu kredit dari dua pelanggan restoran fast food di mana ia biasa bekerja. Ia mencoba untuk membuat informasi bertransaksi lewat telepon, namun bank segera menyadari bahwa ada suatu kejanggalan yang terjadi pada transaksi lewat kartu kredit yang akan dibelanjakan melalui telepon dan kemudian transaksi dibatalkan oleh pihak bank. Di hari yang sama anak ini menelpon kedua kalinya kepada bank untuk menginformasikan apa yang terjadi terhadap kartu kredit miliknya, kemudian pihak keamanan bank menelpon polisi untuk melacak dimana alamat anak ini berada. Setelah diketahui alamatnya kemudian pihak kepolisian menangkap anak ini di rumahnya dengan adanya surat perintah penangkapan.

Anak tersebut akan dijatuhkan hukuman oleh pengadilan sifatnya “berbeda” karena melihat faktor usia namun bisa saja anak itu dipenjara karena kesalahannya. Hakim yang bernama Sue Gordon mengatakan bahwa anak tersebut harus menyadari kesalahan yang telah ia perbuat untuk mengetahui seberapa serius kejahatan yang telah ia buat agar ia tidak akan mencoba lagi suatu saat nanti. Hukuman belum diputuskan oleh pengadilan Australia terhadap kesalahan anak ini, bulan depan baru akan dipastikan hukuman yang akan dihadapi oleh anak ini. Pihak pengadilan juga memeriksa keadaan jiwa anak tersebut untuk memastikan ada tidaknya tindakan penyimpangan atau kelainan jiwa.

Ditulis dalam Tak Berkategori. Tag: . Leave a Comment »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: