Adu Handphone Slider Sejutaan Bagian 1

Nokia 2680
Mensiasati pasar low end yang didominasi produk China, dua vendor mapan seperti Nokia dan Sony Ericsson tak habis akal. Mereka berkonsenterasi pada desain manis dengan iming-iming fitur yang dibuat cukup lengkap. Meskipun memang terkesan dipaksakan, toh dua produk andalannya yang berbentuk slider ini tidak kalah menarik dari produk-produk murah yang beredar di pasaran.

Ada dua tipe handphone yang diluncurkan hampir bersamaan dengan harga yang tidak jauh berbeda dan format desain yang juga sama, yakni Nokia 2680 Slide dan Sony Ericsson T303.

Desain
Meski tercatat masuk dalam kategori murah-meriah, nyatanya kedua handphone ini tetap bisa tampil gaya dengan desain slide-nya. Padahal, kebanyakan handphone kategori ini menyuguhkan model candybar.

Casing Sony Ericsson T303 terlihat kokoh dengan bahan metal. Namun, desain kotaknya malah mirip MP3/MP4 player, ketimbang handphone. Nokia 2680 Slide berbeda lagi, cover plastic glosinya sanggup menghadirkan nuansa mewah. Meski sepintas terlihat ringkih, nyatanya konstruksi gesernya pun lumayan kekar dan lancar.

Sekarang beralih ke struktur keypad. Bahan tuts yang digunakan T303 ternyata tidak sebagus covernya. Ini terlihat dari kombinasi karet dan plastic sebagai bahan utamanya. Model ini acap kali mengundang masalah saat ditekan. Yakni, tombol terasa menebal. Bandingkan dengan milik 2680 Slide, plastic keras yang digunakannya terasa lebih nyaman dan empuk.

Untuk memudahkan akses ke menu utama, kedua handphone menyematkan tombol D-pad empat arah. Kali ini, milik 2680 Slide lah yang terasa kurang asik. Saat dipencet, D-pad kotaknya terkadang “nyangkut” di sela pembatas. Hal ini tak terjadi pada T303. Meski modelnya tak jauh beda, nyatanya milik Sony Ericsson tetap enak.

Layard an User Interface
Keduanya memancangkan teknologi layar yang sama, yakni TFT 65.536 warna. Alhasil, ketajaman warnanya pun tak jauh beda. Termasuk kerapatan gambarnya yang juga sama persis, 128×160 piksel.

Di sisi interface, keduanya menampilkan cirri khas masing-masing. Nokia 2680 Slide misalnya, interface S40 release 7 yang dipakai, berimbas pada struktur menu dan ikon serupa handphone di generasi ini. Hal yang sama terlihat di T303, seri ini tetap menyuguhkan model antar muka ‘asli’ Sony Ericsson. Sedikit pun tak ada yang beda, ikon grafik yang digunakan serta struktur posisinya serupa.

Messaging
Fitur yang satu ini, Nokia 2680 Slide jagoannya. Hampir semua sarana perpesanan diakomodasi dengan baik. Mulai dari SMS, MMS hingga Email. Bahkan, flash message dan audio message khas Nokia pun ada. Di sini, Sony Ericsson harus mengakui kepiawaian Nokia. Pasalnya, T303 miliknya hanya sanggup menawarkan SMS dan MMS saja. Lumayan lah untuk pelipur lara.

Ditulis dalam Ponsel. Leave a Comment »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: