Adu Handphone Slider Sejutaan Bagian 2

Nokia 2680
Fitur Unggulan
Kamera
Untuk handphone berharga murah, hadirnya kamera merupakan suatu keunggulan tersendiri. Apalagi, jika kekuatannya seperti milik T303 yang telah 1,3 megapiksel. Sementara, milik Nokia 2680 Slide hanya VGA. Tentunya, anda sudah bias menebak siapa yang jadi juara.

Tapi tunggu dulu, meski kekuatannya lebih tangguh, nyatanya kamera Sony Ericsson T303 tak sanggup difungsikan sebagai perekam gambar bergerak (video). Jadi, Nokia 2680 Slide lah yang kembali unggul, dengan kemampuan rekam klip 3gp.

Saat dijajal mencipta foto, kamera 1,3 megapiksel T303 sanggup menghasilkan gambar yang tajam dan jernih. Baik untuk pengambilan indoor maupun outdoor. Untuk Nokia 2680 Slide, hasil fotonya serupa kamera VGA kebanyakan. Di sana-sini masih dihiasi noise.

Di sisi kelengkapan fasilitas pendukung kinerja kamera, keduanya relative sepadan. Tak ada lampu flash apalagi autofokus. Yang sedikit beda adalah model viewfindernya, milik Nokia defaultnya adalah landscape sedangkan untuk Sony Ericsson portrait. Jadi, untuk area bidik kamera 2680 Slide lebih luas ketimbang T303.

Media Player dan Radio
Seperti disinggung di atas, raibnya fasilitas rekam video di Sony Ericsson T303 menjadikan handphone ini hanya menyediakan musik player sebagai sarana hiburan utama. Beruntung, format music yang bias dicerna lumayan banyak. Bisa MP3, AAC serta AMR.

Bagaimana dengan Nokia. Tentunya, kemampuan menayangkan klip video pun dimiliki handphone ini, selain music player. Hadirnya loudspeaker yang posisinya ada di bagian dasar bodi belakang, sanggup menghantarkan dentuman yang lebih yahud ketimbang loudspeakernya Sony Ericsson T303. Bahkan, saat diletakan mendatar kualitasnya pun tak berkurang. Hal ini berkat tonjolan keci yang ada di penampang loudspeaker dengan fungsi utama sebagai pengganjal.

Selain music, radio FM jadi sarana hiburan kedua handphone. Di sini handphone T303 boleh berbangga hati, pasalnya fitur radio miliknya telah didukung teknologi RDS (Radio Data System). Dengan fitur ini, informasi seputar gelombang siaran bias disedot dengan lancar. Misalnya, nama stasiun radio, profile penyiar hingga topik acara yang sedang di tayangkan. Sayang, di tanah air hanya bias untuk menampilkan nama stasiun radionya saja.

Ada juga TrackIDTM yang bias mengorek info lagu lewat sepenggal bait. Sementara, Nokia 2680 Slide, memiliki kemampuan merekam siaran radio untuk dijadikan alarm.

Konektivitas dan Internet
Untuk mendukung segala aktivitas, kedua handphone dipersenjatai sarana koneksi yang lumayan handal. Mulai Bluetooth hingga kabel data, performanya tak perlu diragukan lagi. Aksi bertukar data bias dilakukan dengan cepat dan stabil. Yang pasti, lumayan tangguh untuk handphone di kelas low end.

Masuk ke urusan jelajah dunia maya, lagi-lagi Nokia 2680 Slide berada di atas angin. Pasalnya selain kanal GPRS handphone ini pun telah didukung jalur EDGE. Hasilnya, proses membuka halaman situs internet jauh lebih mantap, ketimbang Sony Ericsson T303 yang hanya membawa teknologi GPRS. Sementara, di sektor browser keduanya menggunakan WAP 2.0 untuk tampilan xHTML.

Fitur lain
Nokia 2680 Slide dan Sony Ericsson T303 sama-sama dibekali teknologi Java MIDP 2.0. Artinya, beragam aplikasi/game berbasis Java bisa ditambahkan di kedua handphone ini. Ruang penyimpanan aplikasi Java ini ada di memori internal. Nokia 2680 Slide berkapasitas 7,9MB (shared), sedangkan Sony Ericsson T303 sebesar 8MB. Sayang, keduanya tidak disertakan slot kartu memori tambahan.

Seperti halnya Nokia 5000, Nokia 2680 Slide juga memiliki Opera Mini sebagai andalan dan Sony Ericsson T303 ditanamkan fitur File Manager yang lumayan bermanfaat.

Baterai
Urusan penyedia daya, Sony Ericsson T303 lebih juara ketimbang Nokia 2680 Slide. Baterai jenis lithium polimer berkapasitas 930 mAh, jadi andalan Sony Ericsson T303 untuk menghidupkan semua fiturnya selama 2 hari.

Sementara, milik Nokia hanya lithium ion 860 mAh. Meski lebih kecil dan teknologi baterai yang digunakan satu tingkat dibawa Sony Ericsson T303, nyatanya kekuatan baterai Nokia tidak jauh beda. Untuk charging, sanggp bertahan selama 1,5 hari.

Ditulis dalam Ponsel. Leave a Comment »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: