BTS Di Indonesia Belum Memiliki ISR


Ditjen Postel melalui beberapa Balai dan Loka Monitoring Frekuensi Radio Ditjen Postel terus melakukan

penertiban terhadap keberadaan BTS (Base Transceiver Station) yang sudah terlanjur beroperasi, namun belum memiliki ISR (Izin Siar Radio). Karena masih ada penyelenggara telekomunikasi yang cenderung kurang mematuhi ketentuan tersebut.

Dari beberapa informasi, sempat berkembang isu bahwa sejumlah penyelenggara telekomunikasi terpaksa mengoperasikan BTS-nya terlebih dahulu meski belum ada ISR, dengan alasan karena lamanya prosedur perizinan dan birokasi. Alasan lain adalah untuk mengatasi kebutuhan peningkatan kapasitas jaringan.

Namun pihak Postel membantah bahwa alasan lamanya pengurusan ISR dan birokrasi tersebut tidak benar sama sekali. Ditjen Postel sudah berusaha untuk mempercepat pengurusan ISR dan apapun bentuk perizinannya. Kini pelayanan ISR telah dilakukan dengan memanfaatkan Sistem Informasi Manajemen Frekuensi Radio. Batas waktu proses pelayanan ISR saat ini adalah 44 hari hingga terbitnya pemberitahuan pembayaran.

Ditulis dalam Tak Berkategori. Tag: . Leave a Comment »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: