Tips Mengamankan Isi Hard disk

hard disk
Kita sering bepergian dengan membawa notebook dan didalamnya ada data-data yang sangat sensitif bila jatuh ke tangan yang salah. Kehilangan sebuah notebook mungkin masih bisa ditolerir dan masih bisa di beli lagi yang baru, tetapi kalau kehilangan data yang super penting? Mmmm….baru bingung deh.

Solusi yang paling sering dipakai untuk menangani pengamanan data, tentu saja enkripsi. Ada banyak sekali solusi enkripsi yang ditawarkan secara gratis. Kita bisa menggunakan WinRAR atau WinZIP yang kemudian diberi password. Di Windows Vista juga ada fitur bernama BitLocker.

Tapi ada sebuah freeware bernama TrueCrypt yang selain open source, juga menggunakan enkripsi untuk kelas industrial, tapi tetap mudah digunakan. TrueCrypt bisa di-download di http://www.truecrypt.org dengan file berukuran 2,85 MB.

Cara Penginstalan Software ini:
1. Instal seperti biasa, kemudian restart komputer
2. Jalankan dan klik Create Volume
3. Berikutnya, pilih Create a file container
4. Selanjutnya, pilih Standard TrueCrypt volume
5. Di langkah berikutnya, kita harus menentukan dimana volume TrueCrypt akan dibuat. Volume TrueCrypt sama sifatnya seperti file biasa, bisa di-copy, di-delete atau dipindahkan ke mana saja. Klik Select File
6. Pilih lokasinya dan tulis nama file sesuka kita
7. Pada jendela selanjutnya, pilih algoritma AES
8. Lalu tentukan ukuran volume yang ingin dipakai. Ukuran volume sebaiknya mengikuti kapasitas data yang ingin kita lindungi (enkripsi)
9. Kemudian tulis password sesuka kita. Dianjurkan untuk menggunakan password yang memiliki lebih dari 20 karakter
10. Lalu ubah File system menjadi NTFS dan gerakkan mouse kita sesering mungkin. Tujuannya adalah TrueCrypt menggunakan kunci enkripsi yang diambil secara acak dari pergerakan mouse kita, sehingga akan susah sekali untuk dijebol. Bila sudah, klik format
11. Pembuatan volume sudah selesai dan klik Exit
12. Kembali ke jendela utama TrueCrypt dan pilih salah satu drive yang tertera di situ. Drive tersebut nantinya akan menjadi drive virtual yang berisi data-data penting yang sudah dienkripsi. Lalu, klik Select File
13. Arahkan ke file yang tadi sudah kita buat sebelumnya
14. Kembali ke jendela utama TrueCrypt, klik Mount
15. Masukkan password yang tadi sudah dibuat
16. Coba lihat di Windows Explorer, akan ada sebuah hard disk baru yang artinya kita sudah sukses membuat sebuah volume TrueCrypt yang berupa hard disk virtual.
17. Masukkan semua data rahasia kita ke hard disk virtual, itu sama seperti pada hard disk biasa
18. Jika sudah, untuk menutup volume-nya atau me-nonaaktifkan hard disk virtual tersebut, tinggal restart saja di komputer. Tapi bisa juga dilakukan dengan cara klik tombol Dismount
19. Bila kita ingin membawa-bawa data rahasia itu kemana-mana, kita tidak perlu membawa seluruh komputer kita atau mencopot hard disk. Cukup bawa saja satu file yang kita buat kali pertama tadi. Atau setiap kali kita selesai menaruh data di volume tersebut, copy file tersebut ke flash disk atau tempat lain yang kita anggap aman. Jadi seandainya notebook kita hilang, setidaknya kita masih memiliki data penting dan si pencurinya pun harus berupaya ekstra keras untuk mendekripsi isinya.

Ditulis dalam Tak Berkategori. Tag: . Leave a Comment »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: