Bank Dunia Sumbang Indonesia USD 1,9 Juta Bangun Internet

Global Partnership on Output-Based Aid (GPOBA) melalui Bank Dunia member hibah sebesar USD 1,9 juta yang dipergunakan pembangunan fasilitas internet masyarakat di pedalaman pulau Jawa dan Sumatera.

Bantuan hibah ini merupakan kerjasama antara Pemerintah Indonesia dalam hal ini Depkominfo dan ditandatangani pada bulan April 2009, tutur Gatot S Dewa Broto selaku Kepala Pusat Informasi dan Humas Depkominfo pada hari senin (18/5).

Ia menjelaskan, fasilitas ini akan menyeidakan internet bagi daerah pedalaman yang merupakan pilot proyek yang pelaksanaannya di bawah tanggung jawab Ditjen Aplikasi Telematika (Aptel), Depkominfo.

Menurut dia, bantuan diberikan untuk mendukung program Community Access Points (CAP) Ditjen Aptel menyediakan Warung Masyarakat Informasi (Warmasif) agar masyarakat di suatu wilayah dapat melakukan komunikasi, akses informasi global, pemasaran usaha kecil menengah melalui internet, transaksi online dan akses perpustakaan digital.

CAP yang didukung GPOBA akan didirikan di 222 pusat kecamatan, di mana 110 di antaranya tersebar di Provinsi Lampung dan sekitar 112 akan berada di Provinsi Jawa Barat dan Provinsi Banten.

“Bantuan GPOBA sejalan dengan upaya pemerintah meningkatkan akses informasi di daerah terpencil demi mendukung kegiatan perekonomian sekaligus mengembangkan potensi usaha kecil dan menengah serta mendorong keterbukaan bisnis,” ujar Gatot.

Proyek GPOBA diharapkan dapat membantu percepatan pembukaan akses informasi dan penyediaan jasa akses telekomunikasi di Indonesia searah dengan sasaran dan target World Summit of Information Society (WSIS) di Geneva, Desember 2003.

Pada WSIS pemimpin bangsa-bangsa sepakat mengatasi kesenjangan digital dengan target bersama bahwa pada 2010 seluruh desa telah terhubung (angka teledensitas 15%, atau sekitar 37 juta satuan sambungan telepon), dan terhubung dengan “community access center” pada 2015 (angka teledensitas 50%).

Sementara itu, Mohsen A. Khalil (World Bank Group Director for Global Information and Communication Technologies) mengatakan, keberadaan komunikasi dan teknologi informasi sangat efektif dalam memperluas layanan umum dan swasta bagi penduduk pedesaan dan daerah-daerah terpencil.

“Proyek ini didasarkan pada hasil inovatif yang akan memungkinkan masyarakat Indonesia yang menetap dipedesaan dan pengasilan rendah dapat memperoleh akses internet seperti yang ada di kota”, ujar Moshen kepada TeknologiNET.

Ditulis dalam Tak Berkategori. Tag: . Leave a Comment »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: